shahram saffron iranian

Manfaat Serta Khasiat Putik Bunga Saffron Untuk Kesehatan

by adminweb
0 comment

Putik bunga safron iran banyak juga yang mencarinya dan juga menjadi viral di medsos. Putik bunga safron atau kuma-kuma ini merupakan salah satu dari jenis rempah dari bunga Crocus sativus (“bunga pacar”). Safron mempunyai rasa yang unik, sedikit rasa pahit serta baunya seperti rumput kering yang disebabkan zat kimia.

shahram saffron iranian super negin – Putik bunga Safron iran mengandung crocin, salah satu sebagai bahan pewarna karotenoid yang membuat makanan menjadi berwarna kuning keemasan. Safron yang asalnya dari Yunani ini salah satu rempah yang disukai dan juga paling banyak dicari orang di dunia. Meski harganya yang terbilang cukup lumayan mahal, akan tetapi didalam pengobatan tradisional, putik safron seringkali dipergunakan sebagai obat berbagai macam penyakit.

Jenis Putik Bunga Saffron

Dibeberapa negara penghasil putik saffron diantaranya seperti Kashmir, Iran, Yunani, Spanyol, Azerbeijan, dan lain-lain. Dari semua putik bunga saffron yang beredar di dunia tiap tahunnya, 90% nya berasal dari negara Iran. Iran ini merupakan negara dari penghasil saffron yang terbesar di dunia. Makanya banyak juga bisa kita temukan penjual online shop yang menawarkan SHAHRAM SAFFRON IRANIAN dengan berbagai macam harganya.

Shahram Saffron Iranian

Saffron yang tumbuh di iranr dianggap saffron terbaik di dunia. Karena putik saffron iranian sangat panjang dengan kepala tebal dan warnanya merah gelap. Kualitas tanah dan kesesuaian iklim sangat berpengaruh pada ukuran putik bunga saffron. Shahram saffron iranian mempunyai kualitas akan aromanya yang kuat begitu juga rasanya.

Bunga saffron Iran memiliki rona ungu pekat (ungu tua), yang menunjukkan cita rasa, aroma dan kekuatan pewarnaan saffron yang luar biasa. Walaupun saffron Iran memiliki kurang lebih 90% total produksi dunia, tapi dalam hal kualitas, saffron ini is the best and finest (tetaplah yang terbaik).

Setiap bunga saffron yang akan dipanen dipilih oleh petani sendiri secara manual filament dikeluarkan dari bunga, sehingga memerlukan waktu yang cukup lama. Tenaga kerja yang terampil sangat diperlukan untuk melakukan pekerjaan ini. Itulah sebabnya shahram saffron iranian dikenal sebagai saffron termahal di dunia.


Berapakah Harga Saffron Iranian?

Harga saffron iranian di pasaran sekitar 600-650 ribu rupiah. Harga shahram saffron iran terhitung lebih mahal dari jenis saffron lainnya, seperti yang sudah dijelaskan uraian di atas dari cara pengelolaan dan panennya, juga hasil produksi yang terbatas, menjadikan saffron Kashmiri langka dan berpengaruh kepada harganya.

Hati-hati ketika memutuskan untuk membeli putik bunga saffron, terutama dengan harga yang tidak wajar. Di zaman yang serba instan ini, banyak sekali oknum tidak bertanggung jawab dan penjual tidak amanah hanya demi meraup keuntungan besar melakukan penipuan dengan menjual saffron palsu ataupun oplosan. Pengalaman sendiri ada teman yang beli saffron tapi ternyata dalamnya oplosan, ada yang asli dan palsu. Ataupun penjual yang menawarkan saffron Kashmir namun ternyata saffron jenis yang lain.

Khasiat dan Manfaat Shahram Saffron

Manfaat saffron Kashmir untuk kesehatan sangatlah banyak. Secara tradisional saffron digunakan dalam pengolahan obat-obatan dan sebagai pewarna alami. Ekstrak dari bagian tanaman saffron digunakan dalam pembuatan kosmetik serta obat-obatan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit yang berbeda.

Manfaat bunga safron untuk kesehatan:

1. Antioksidan Safron mengandung beragam senyawa tanaman yang bertindak sebagai antioksidan. Senyawa ini telah dikaitkan dengan manfaat kesehatan, seperti mengurangi peradangan, bersifat antikanker dan antidepresan. Antioksidan yang terkandung di dalamnya seperti crocin, crocetin, safranal, dan kaempferol yang dipercaya bisa membantu melindungi sel-sel tubuh dari stres oksidatif.

2. Meningkatkan Mood dan Mengobati Gejala Depresi Safron juga dijuluki sebagai rempah-rempah sinar matahari. Sebuah studi menyebutkan, mengonsumsi 30 mg safron setiap hari sama efektifnya dengan Fluoxetine, Imipramine, dan Citalopram, semacam pengobatan konvensional untuk depresi. Kelopak bunga safron yang terlihat seperti benang bisa mengurangi gejala depresi ringan hingga sedang yang dialami seseorang. Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian lagi untuk menguatkan argument tersebut.

3. Memiliki Sifat Melawan Kanker Safron kaya akan antioksidan, yang membantu menetralisir radikal bebas berbahaya. Kerusakan radikal bebas telah dikaitkan dengan penyakit kronis, seperti kanker.

4. Mengurangi Gejala PMS Premenstrual syndrome (PMS) adalah istilah yang menggambarkan gejala fisik, emosi, dan psikologis wanita yang terjadi sebelum dimulainya periode menstruasi. Salah satu studi menyebutkan, safron dapat membantu mengobati gejala PMS. Pada wanita usia 20-45 tahun, mengonsumsi 30 mg safron setiap hari lebih efektif dibanding plasebo dalam mengobati gejala PMS, seperti iritabilitas, sakit kepala, mual, dan nyeri. Studi lain menemukan bahwa mencium safron selama 20 menit membantu mengurangi gejala PMS seperti kecemasan dan menurunkan kadar hormon stres kortisol.

5. Bertindak sebagai Afrodisiak Afrodisiak adalah makanan atau suplemen yang membantu meningkatkan libido seseorang. Mengonsumsi 30 mg safron setiap hari selama empat minggu secara signifikan bisa meningkatkan fungsi ereksi, libido, dan kepuasan pada pria. Pada wanita dengan hasrat seksual rendah, makan 30 mg safron setiap hari selama empat minggu akan mengurangi rasa sakit terkait seks dan meningkatkan hasrat seksual.

shahram saffron iranian top negin

 

6. Mengurangi Nafsu Makan dan Membantu Penurunan Berat Badan Ngemil adalah kebiasaan umum yang dapat membuat seseorang berisiko mengalami kenaikan berat badan yang tidak diinginkan. Menurut penelitian, mengonsumsi safron dapat membantu mencegah ngemil dan mengurangi nafsu makan seseorang.

7. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Sifat antioksidan pada safron dapat menurunkan kolesterol darah, mencegah pembuluh darah dan arteri yang tersumbat.

8. Menurunkan Kadar Gula Darah Safron juga dipercaya bisa menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

9. Meningkatkan Penglihatan Pada orang dewasa yang memiliki masalah penglihatan kabur dengan degenerasi makula terkait usia (AMD), makan bunga safron bisa meningkatkan penglihatan serta melindungi terhadap kerusakan radikal bebas yang terkait dengan AMD.

10. Meningkatkan Daya Ingat pada Orang Dewasa dengan Penyakit Alzheimer Sifat antioksidan yang ada pada bunga safron dapat meningkatkan kognisi pada orang dewasa yang memiliki penyakit Alzheimer. Selain 10 penyakit di atas, bunga safron juga digunakan untuk asma, batuk, sakit tenggorokan, batuk rejan (pertusis), untuk mengencerkan dahak (sebagai ekspektoran), mengatasi perut kembung, depresi, serta mengobati penyakit kulit yang disebut psoriasis, dan kulit kering.

11. Mengatasi asam lambung
Saffron dan aktifitas farmakologis nya telah dideskripsikan oleh Avicenna (Ibnu Sina) sejak lama. Dia menyebutkan berbagai efek biologis saffron dalam “Canon of Medicine” termasuk memperkuat lambung, mengurangi nafsu makan dan keasaman lambung serta meningkatkan pencernaan.

Semua saffron itu pada dasarnya memiliki khasiat yang sama. Hanya kualitas dan cara kerja saffron ke penyakitnya yang berbeda-beda. Tapi untuk kesehatan apakah kita akan pilih yang asal-asalan? Pastinya nggak kan. Karena yang asal-asalan hasilnya juga akan asal-asalan. Tapi hati-hati dengan saffron palsu berkedok harga murah, pelajari lebih dalam lagi tentang ciri-ciri saffron asli dan palsu. Sebagai tambahan informasi saja, harga saffron bagus yang katanya berkualitas itu, di tempat asalnya sudah mahal, jadi tidak wajar kalau sampai Indonesia harga saffron kualitas terbaik jadi sangat murah.

shahram saffron iranian super negin

Cara Membedakan Saffron Asli dan Palsu

Anda bisa mencoba cara ini untuk membedakan mana saffron asli dan yang palsu. Cukup ambil 4 atau 5 putik saffron dan rendam dalam air hangat. Saffron asli akan mengeluarkan warna kuning murni dan tetap warnanya selama 10 hingga 15 menit. Setelah 30 menit warnanya berubah menjadi orange muda. Sedangkan saffron palsu akan dengan cepat menjadi orange tua, karena ada pewarna di dalamnya, dan lama-kelamaan akan menjadi lebih gelap lagi.

Perbedaan saffron asli dan palsu:

  1. Saffron palsu kalau dirasakan di mulut rasanya manis
  2. Aroma saffron sulit dijelaskan, karena aromanya sangat unik
  3. Jika dicelupkan atau direndam ke dalam air langsung berubah warna kuning dengan cepat, maka itu saffron palsu. Saffron asli akan berubah perlahan-lahan selama 10-30 menit (Anda bisa coba praktekkan cara yang sudah dijelaskan di atas)
  4. Ambil saffron yang sudah direndam ke dalam air tadi, sogok-sogok secara perlahan, saffron asli tidak akan hancur.
  5. Lebih aman, belilah saffron kering berbentuk putik, jangan yang sudah menjadi bubuk.

Adanya perbedaan antara sesuatu yang asli dengan yang palsu pasti membuat kita harus pintar mengenali karakteristik yang asli. Begitu juga dengan bunga saffron, adanya produksi saffron palsu secara tidak langsung juga mengharuskan Anda, untuk mengetahui karakteristik dan ciri-ciri dari saffron asli atau original itu sendiri.

Related Posts

Leave a Comment